Faktor-faktor yang Menyebabkan Masa Subur Setelah Nifas

Setelah melahirkan banyak wanita yang mengalami masa subur setelah nifas atau masa yang dihitung sejak melahirkan, dan biasanya terjadi selama 6 bulan. Dalam masa ini seorang wanita akan memulihkan kondisi tubuhnya pasca melahirkan sembari merawat si buah hati.

Mempunyai masa subur kembali alias hamil lagi setelah 6 bulan sebelumnya melahirkan tentunya merupakan suatu hal yang sangat mengesankan. Akan tetapi, dalam beberapa hal banyak wanita yang belum siap menerima hal tersebut.

Ketidaksiapan tersebut berkaitan dengan kondisi badan yang masih harus memulihkan diri, dan tentu saja faktor-faktor lain seperti biaya persalinan.

Lalu mengapa hal ini bisa terjadi?

Setelah melahirkan, wanita akan terus melanjutkan ovulasi dalam rentang waktu 45 hingga 94 hari, dan ini terjadi ketika ovarium melepaskan sel telur untuk melakukan pembuahan.

Namun apabila tidak terjadi pembuahan dalam tubuh, sel telur tersebut tetap akan dikeluarkan tubuh bersama-sama dengan lapisan rahim, dan darah pada saat Anda mengalami periode menstruasi.

Secara biologis syarat wanita hamil adalah harus ada ovulasi dalam tubuhnya, dan hal tersebut ditandai dengan periode menstruasi yang teratur.

Dalam beberapa hal ovulasi pada seorang wanita bisa terjadi lebih cepat, dan tidak perlu menunggu setidaknya 6 minggu setelah melahirkan.

Faktor-faktor yang Menyebabkan

Sebagai seorang wanita yang sehabis melahirkan, Anda tentu perlu mengetahui beberapa faktor yang menyebabkan mengapa bisa hamil kembali setelah 6 bulan melahirkan. Berikut faktor-faktornya:

Menyusui

Banyak wanita yang dapat dengan cepat kembali melahirkan setelah masa nifas adalah karena mereka kurang menyusui si buah hati.

Karena diketahui menyusui merupakan cara untuk mengendalikan kehamilan kembali setelah melahirkan dengan memperpanjang siklus menstruasi.

Meski begitu, penundaan kehamilan melalui menyusui cukup bervariasi seperti pada faktor seberapa sering dan teratur bayi disusui dan berapa lama waktu tidur sang bayi. Lainnya adalah faktor lingkungan sekitar seperti gangguan tidur, penyakit, dan stres.

Agar menyusui terutama dengan menggunakan metode amenore laktasi efektif mencegah masa subur setelah nifas, Anda harus memerhatikan beberapa hal berikut:

  • Bayi berusia di bawah 6 bulan
  • ASI benar-benar eksklusif
  • Aktif menyusui di malam hari
  • Kegiatan menyusui setidaknya 6 kali sehari, dan
  • Menyusui minimal 60 menit sehari

Kembalinya Masa Subur

Masa subur seorang wanita sebenarnya cukup bervariasi, dan hal ini dapat muncul jika Anda menyusui bayi atau tidak sama sekali.

Karena menyusui terutama ASI dapat menekan ovulasi sehingga Anda tidak akan hamil lagi. Berdasarkan sebuah penelitian pada 2011, rata-rata wanita dapat berovulasi kembali setelah melahirkan untuk wanita yang tidak menyusui adalah pada hari ke-74 setelah persalinan.

Tetapi, sekali lagi, hal tersebut sangat bervariasi, dan bergantung pada kondisi tubuh wanita yang telah melahirkan tersebut. Bahkan seorang wanita bisa saja berovulasi sebelum periode menstruasinya datang kembali, dan hal ini sering tidak menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada ovulasi yang sedang dihindari.

Seperti itulah faktor-faktor yang memengaruhi adanya kehamilan kembali setelah melahirkan yang sering ditemui.

Ada baiknya untuk menunda dulu hal tersebut karena selain kondisi tubuh yang belum benar-benar pulih, bayi yang dilahirkan bisa prematur dengan berat badan yang rendah dan tidak normal.

Karena itu, tunggulah masa  24 bulan setelah melahirkan berdasarkan saran dari WHO untuk dapat mempunyai bayi lagi.

Selain dengan menyusui, cara mencegah masa subur setelah nifas lainnya dengan dengan menggunakan pil KB, kondom, atau menanamkan IUD di dalam rahim sehingga Anda pun tidak perlu khawatir saat berhubungan badan dengan pasangan setelah melahirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *